Maretha Story~

SMP kelas 7 alias 1 SMP

            Ghandri siswa SMP yang terkenal karena si paling tidur, tiada hari tanpa tertidur di dalam kelas. Dan Reitra yang merupakan siswi di SMP itu yang terlihat berusaha dalam meningkatkan nilai berbeda dengan Ghandri yang santai-santai saat mengerjakan tugas, Reitra malah ingin menjadi murid teladan dan berprestasi. Impiannya adalah sukses dengan cara yang baik dan halal. Mereka bertemu di 1 kelas yang sama. Kebiasaan mereka juga berbeda, Reitra membaca buku dan Ghandri bermain bersama teman-temannya.

            Mengapa mereka bisa dekat? Karena pertama kali kenal saat masuk ke sekolah itu. Kenal, dekat dan akrab tapi tak pernah bosan. Cinta monyet, kata yang cocok dengan kisah ini. Reitra pikir hanya dengan orang inilah semua tujuan utamanya berpindah dari orang masa lalunya Reitra. Ia sudah cukup muak dengan cinta bertepuk sebelah tangan pada orang masa lalunya.

            Karena sudah muak dengan orang di masa lalu, ditambah dengan ancaman gurunya jika dia tak pantas di sekolah itu maka dia akan dikeluarkan dan dipindahkan ke sekolah dimana Orang masa lalu belajar, yang pertama kali dipikirkan adalah jika dipindahkan berati 1 sekolah dan sering bertemu. Jika dulu saja sudah muak apalagi bertemu lagi untuk kedua kalinya? Pikir Reitra. Karena memantaskan diri dan mempertahankan diri di sekolah barunya. Alasan utama semangat 45 adalah orang masa lalunya, semakin teringat dirinya semakin semangat-lah Reitra. Ditambah dengan kehadiran Ghandri di hidupnya bertambahlah semangat Reitra. Cowokku, semangatku adalah slogan yang cocok.

            Dengan semangat yang dimilikinya, Reitra berhasil mendapatkan prestasi belajar sesuai dengan usahanya selama ini. Ghandri, cowok yang baru dikenal ini usahanya luar biasa.

Hingga suatu hari......

            Reitra sedang menuju perpustakaan dan melepaskan sepatunya. Dan saat itu teman-teman Ghandri sedang nongkrong di dekat perpustakaan. Saat Reitra keluar dia diajak bicara oleh Teman Ghandri, Putra yang bilang pada Reitra: Kamu pacaran ya sama Ghandri? Ucap teman Ghandri.

            Dan saat mengatakan hal itu, Ghandri berada di sebelah temannya. Yang terpikir oleh Reitra saat itu masalah utamanya adalah bagi siapapun yang berpacaran di sekolahnya akan dipindahkan karena takut dengan hal itu, Reitra pun segera melemparkan sepatunya pada teman Ghandri yang mengajaknya bicara.

            Itu membuat Ghandri sedih, dan membuat Reitra menyesal atas ucapannya dan ingin meminta maaf atas perkataannya. Saat Ghandri merasa harus memperbaiki diri dari Reitra. Reitra mengira Ghandri telah sakit hati akibat perkataannya.

Lalu saat kenaikan kelas 8 alias kelas 2 SMP.

            Ghandri terlihat masih mengejar Reitra tetapi Reitra menghindari Ghandri merasa masih sakit hati karena perkataannya waktu itu.

            Lama kelamaan Ghandri menyerah dan memutuskan untuk mencari pengganti saja daripada mengharapkan Reitra yang tak pernah berbalik padanya. Di sisi lain, Reitra yang akan berbalik tiba-tiba tau bahwa Ghandri memiliki pacar. Hatinya hancur tak terima, tapi apa boleh buat inilah yang terjadi. Tapi Ghandri tidak sepenuhnya melupakan Reitra terkadang masih mengharapkan Reitra berbalik padanya.


Comments

Popular posts from this blog

about

Sastra Maretha~